Rabu, 30 September 2026

Arab Saudi minta UEA tarik pasukan dari Yaman

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Sabtu, 3 Januari 2026 | 12:09 WIB




Sebelumnya pada Selasa, Kementerian Pertahanan UEA mengatakan akan menarik pasukan yang tersisa dari Yaman, dengan alasan kekhawatiran bahwa perkembangan terkini “dapat memengaruhi keamanan dan efektivitas operasi kontraterorisme mereka.”





Kementerian tersebut tidak memberikan jangka waktu dan membantah menekan pihak Yaman mana pun untuk melakukan operasi yang mengancam keamanan Arab Saudi.
Ketegangan diplomatik meningkat setelah serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi menargetkan sejumlah kendaraan di Pelabuhan Mukalla di Hadramout, yang menurut Riyadh ditargetkan untuk pasukan STC.





Kementerian Luar Negeri UEA membantah klaim tersebut, mengatakan bahwa kendaraan-kendaraan kargo itu tidak membawa senjata dan telah dikoordinasikan dengan otoritas Arab Saudi.
Setelah serangan di pelabuhan tersebut, pemimpin Yaman al-Alimi membatalkan perjanjian pertahanan bersama dengan UEA dan memerintahkan semua pasukan Emirat untuk meninggalkan Yaman dalam waktu 24 jam.






Perselisihan publik ini menandai pergeseran bagi kekuatan-kekuatan Teluk, yang secara tradisional mengandalkan diplomasi senyap untuk mengelola perbedaan di Yaman, dan menimbulkan tantangan paling signifikan terhadap strategi regional bersama mereka dalam beberapa tahun terakhir.//indonesiawindow.com//Redaksi.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Iran anggap musuh negara yang ikut perang ekonomi AS

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Kemlu pantau kondisi WNI pascagempa Kolombia

Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Bahrain dan Kuwait diam-diam serang Iran

Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Terpopuler

X