Rabu, 30 September 2026

Turkiye keluarkan surat perintah tangkap Netanyahu dan puluhan pemimpin Israel

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Minggu, 9 November 2025 | 22:02 WIB
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan berpidato dalam rapat fraksi parlemen Partai Keadilan dan Pembangunan yang berkuasa di Ankara, Turkiye, pada 5 November 2025. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan berpidato dalam rapat fraksi parlemen Partai Keadilan dan Pembangunan yang berkuasa di Ankara, Turkiye, pada 5 November 2025. (Xinhua/Mustafa Kaya)






Istanbul (Xinhua/Indonesia Window/Aentenews) – Kantor Kepala Kejaksaan Umum Istanbul di Turkiye pada Jumat (7/11) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 37 orang, termasuk Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu, dengan tuduhan “genosida” dan “kejahatan terhadap kemanusiaan.”





Kantor kejaksaan tersebut menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa surat-surat perintah penangkapan tersebut dikeluarkan setelah penyelidikan tentang apa yang disebut sebagai serangan “sistematis” Israel terhadap warga sipil di Gaza, seraya menambahkan bahwa penyelidikan tersebut dimulai setelah adanya pengaduan dari sejumlah korban dan anggota Global Sumud Flotilla, misi bantuan sipil yang dihalangi oleh pasukan angkatan laut Israel saat berusaha mengirimkan pasokan kemanusiaan ke Gaza.





Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar mengecam surat perintah penangkapan tersebut dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, menyebutnya sebagai “upaya pencitraan” oleh Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan. Dia mengatakan Israel “menolak keras” langkah tersebut.





Erdogan merupakan salah satu kritikus terkuat Israel selama kampanye militernya di Gaza, yang dimulai setelah serangan Hamas pada 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang di Israel, menurut pejabat Israel. Otoritas kesehatan Palestina mengatakan lebih dari 68.000 orang telah tewas di Gaza sejak saat itu, dan sebagian besar area di wilayah kantong tersebut telah hancur lebur.





Turkiye juga berperan sebagai salah satu negara penjamin untuk perjanjian gencatan senjata di Gaza yang dicapai bulan lalu.//Redaksi





Sumber : indonesiawindow.com


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

Iran anggap musuh negara yang ikut perang ekonomi AS

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Kemlu pantau kondisi WNI pascagempa Kolombia

Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Bahrain dan Kuwait diam-diam serang Iran

Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Terpopuler

X