Ia menambahkan, selain bantuan benur udang, pemerintah juga akan menyalurkan bantuan pakan pendukung. Sementara itu, sisa lahan tambak sekitar 26 hektare yang mengalami rusak berat telah dimasukkan ke dalam Detail Engineering Design (DED) untuk ditangani lebih lanjut oleh pemerintah.
"Kami berharap bantuan modal awal ini dapat memotivasi para petambak, memulihkan perekonomian masyarakat, serta meningkatkan produktivitas budidaya udang di daerah ini," tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Bireuen, Mukhlis, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui KKP atas kepeduliannya terhadap para petambak di Kabupaten Bireuen.
"Hari ini dua juta benur udang vaname telah kita lepas secara simbolis untuk lahan seluas 56,2 hektare. Bantuan ini diprioritaskan bagi warga yang telah berinisiatif membersihkan tambaknya sendiri. Untuk tambak rusak berat yang belum mampu ditangani mandiri, pemerintah akan memfasilitasi penangannya secara bertahap," kata Mukhlis.
Berdasarkan konfirmasi DPKP, program bantuan perikanan budidaya ini dipastikan akan terus berlanjut bagi petani tambak lainnya di wilayah Kabupaten Bireuen.
Aentenews by Ampelsa