Menanggapi paparan tersebut, Wapres turut memastikan sejumlah aspek pelaksanaan proyek, mulai dari kelancaran penggunaan jembatan sementara hingga rencana normalisasi infrastruktur di kawasan sekitar, termasuk normalisasi pada bagian sungai di sekitar lokasi jembatan.
Wapres menyampaikan bahwa kedatangannya ingin melihat langsung kondisi di lapangan, memantau perkembangan penanganan yang sedang berjalan, sekaligus secara terbuka mendengar langsung aspirasi dan masukan dari masyarakat terdampakbencana , agar setiap langkap pemerintah dapat menjawab kebutuhan masyarakat
Wapres juga mengapresiasi seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, relawan, lembaga swadaya masyarakat, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat yang telah bergotong royong membantu proses pemulihan. Bagi Wapres semangat gotong royong ini sangat berharga, namun pembangunan infrastruktur yang aman dan layak pakai merupakan tanggung jawab negara.
Usai menerima penjelasan, Wapres meninjau langsung kondisi konstruksi jembatan beserta pekerjaan yang tengah berlangsung. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proyek strategis penanganan pascabencana berjalan optimal, sehingga akses mobilitas dapat segera pulih dan perekonomian masyarakat kembali meningkat.
Dalam kunjungan ke kabupaten Bireuen, Wapres Gibran turut didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bireuen Mukhlis, Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Asisten Satker PJN Jembatan Kuta Blang Fachruddin, Dandim 0111/Bireuen Letkol Inf. Dikdik Sudayat, serta Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri.
Aentenews by Ampelsa