Di hadapan Wapres Gibran, kepala SD Negeri 7 Jangka, Mariana, memberikan penjelasan kondisi sekolah yang dipimpinnya mengalami kerusakan cukup parah saat banjir melanda, lumpur menutupi ruang kelas, sementara berbagai perlengkapan belajar, termasuk meja, kursi, dan buku, ikut rusak.
SD Negeri 7 Jangka merupakan salah satu sekolah yang memperoleh bantuan revitalisasi senilai sekitar Rp1,1 miliar.
"Alhamdulillah, saat ini sekolah kami sudah dapat digunakan kembali setelah direhabilitasi pemerintah. Kami memiliki 95 siswa dan 18 guru. Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bapak Wakil Presiden dan berharap perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan di daerah terdampak bencana terus berlanjut," ucap Mariana
Selanjutnya, Wapres beserta rombongan melanjutkan perjalanan menuju lokasi pembangunan Jembatan Duplikasi Teupin Mane di Gampong Beunyot, Kecamatan Juli, pada ruas jalan Bireuen–Takengon.
Aentenews by Ampelsa