Dalam sekali panen petambak itu mengaku mencapai 50 kilogram hingga 60 kilogram per hari dan tergantung luas lahan tambaknya. Untuk harganya saat inio, berkisar Rp140.000 hingga Rp145.000 per kilogram
Selain kesulitan bibit kepiting, petambak juga dihadapi dengan gagal panen dengan tingkat persentasenya hampir mencapai 50 persen. Misalnya dalam sekali panen mencapai 70 kilogram, tingkat gagal panen hampir mencapai 50 persen.
Hingga saat ini petambak secara pasti belum mengetahui penyebab gagal panen karena banyaknya kepiting yang mati dan petambak memperkirakan kemungkinan faktor suhu air, cuaca atau penyakit lainnya yang membutuhkan bantuan dan perhatian dari pemerintah untuk melakukan penelitian.
Aentenews by Ampelsa.