Selain konektivitas, Pemkab Aceh Singkil mendorong penyelesaian tanggul banjir sepanjang 20 kilometer di Desa Tanah Merah, Kecamatan Gunung Meriah. Saat ini, sekitar 2,2 kilometer tanggul telah selesai dibangun. Pemerintah daerah berharap Kementerian Pekerjaan Umum dapat melanjutkan pembangunan secara berkesinambungan, terlebih lahan yang dibutuhkan telah dibebaskan.
“Ini sangat kami harapkan. Kalau hujan sedikit saja, banjir itu langsung masuk ke Kota Singkil. Kami minta agar diteruskan. Ini kami sudah bebaskan juga lahannya di sana sehingga bisa dengan mudah untuk dibangun. Inilah besar harapan kami,” ujar Safriadi.
Prioritas berikutnya, pemulihan SPAM Bendungan Sianjo-Anjo yang disiapkan untuk melayani masyarakat di empat kecamatan. Penanganan difokuskan pada penggantian jaringan perpipaan dan mesin pompa setelah infrastruktur lama mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi pada November 2025.
Kepala Koordinator Wilayah Aceh II Posko Nasional Satgas PRR Brigjen TNI (Mar) Guslin Kamase mendorong kementerian, lembaga, dan Pemkab Aceh Singkil segera menyusun langkah teknis serta target pelaksanaan. Dengan demikian, program yang telah direncanakan dapat bergerak dari tahapan koordinasi menuju eksekusi di lapangan.
Aentenews by Ampelsa