Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Gedung Serbaguna, Gampong Lambada Lhok, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, Sabtu (12/9/2026). Foto Dok MDC.
Aceh Besar (Aentenews)- Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menggelar Sekolah Lapangan Cuaca untuk memberikan pemahaman dan kesiapan nelayan dalam beraktivitas melaut.
“Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Tahun 2026 mendorong para nelayan memanfaatkan informasi cuaca BMKG sebagai bekal sebelum melakukan aktivitas di laut,” kata Asisten II Sekda Aceh Besar M Ali di Aceh Besar, Sabtu (12/9/2026).
M Ali mengatakan, pemahaman terhadap kondisi cuaca sangat penting bagi nelayan karena aktivitas melaut memiliki risiko yang dipengaruhi perubahan cuaca dan kondisi laut . Informasi
Ia juga mendorong nelayan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mendapatkan informasi prakiraan cuaca sebelum melaut. Menurutnya, informasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan nelayan dalam menentukan waktu dan kondisi yang aman untuk beraktivitas.
“Perkembangan teknologi sekarang sudah memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi cuaca. Ini harus dimanfaatkan para nelayan agar dapat mengetahui kondisi cuaca sebelum turun ke laut,” katanya.
Kepala BBMKG Wilayah I, Hendro Nugroho menyatakan wilayah pesisir dan laut merupakan sumber kehidupan serta mata pencaharian masyarakat. Namun, aktivitas nelayan sangat dipengaruhi kondisi cuaca dan dinamika laut.