Selain pembangunan jembatan, Syukri juga menilai penyediaan 3.000 titik air bersih merupakan program strategis. Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang berkaitan langsung dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
Ia berharap pembangunan titik air bersih nantinya dapat diprioritaskan pada wilayah yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap sumber air bersih, sehingga manfaat program benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kita berharap pembangunan sarana air bersih ini dapat menjangkau masyarakat yang selama ini masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyangkut kesehatan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat,” kata Syukri.
Wakil Bupati menegaskan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar siap mendukung dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran dan memberikan manfaat berkelanjutan.
“Kita ingin setiap pembangunan yang hadir di Aceh Besar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, koordinasi, pengawasan dan pemeliharaan setelah pembangunan juga menjadi hal yang penting,” pungkasnya.
Aentenews by Ampelsa.