“Kami tidak hanya menyekolahkan anak, tetapi juga memperkuat ekonomi keluarga melalui program pendampingan. Intervensinya menyeluruh agar benar-benar mampu memutus rantai kemiskinan,” jelas Nuraida.
Di sisi lain, Kepala SRMA 1 Aceh Besar, Ilza Satriadi, S.Pd menyampaikan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut tahun ajaran baru. Sebanyak 60 siswa akan menjadi angkatan pertama yang memulai pendidikan pada Juli 2026.
Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menaruh harapan besar lahirnya generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat, mandiri, dan mampu menjadi pemimpin masa depan.
Aentenews by Ampelsa.