Perubahan kualitas air baku tersebut, menuntut PDAM untuk meningkatkan teknologi pengolahan, perawatan fasilitas, serta kesiapan sumber daya manusia agar pelayanan air bersih maksimal.
Meski menghadapi berbagai kendala, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus melakukan pembenahan secara bertahap. Berbagai persoalan teknis maupun nonteknis yang selama ini menghambat pelayanan akan menjadi fokus perbaikan ke depan.
“Kami berkomitmen untuk terus membenahi berbagai persoalan yang memang perlu diperbaiki. Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan kebutuhan air bersih dapat terpenuhi dengan optimal,” tegasnya.
Di sisi lain, pihak PDAM Tirta Mountala juga mengingatkan pelanggan untuk lebih tertib dalam memenuhi kewajiban pembayaran rekening air. Tingginya kebutuhan operasional dan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap layanan air bersih membutuhkan dukungan dari seluruh pelanggan agar sistem pelayanan berkelanjutan.
Kondisi saat ini, kebutuhan air bersih masyarakat terus mengalami peningkatan seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan permukiman di Aceh Besar. Karena itu, keberlangsungan pelayanan sangat bergantung pada tingkat kepatuhan pelanggan dalam membayar tagihan tepat waktu.
“Kami mengimbau kepada seluruh pelanggan agar segera melunasi tagihan yang masih menunggak. Kebutuhan air bersih masyarakat semakin meningkat dan pelayanan harus terus kami tingkatkan. Jangan sampai sambungan harus diputus total karena tunggakan yang tidak diselesaikan,” katanya.
Aentenews by Ampelsa.