Rabu, 30 September 2026

Industri tempe terdampak kenaikan harga kedelai impor Amerika Serikat

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Kamis, 5 Februari 2026 | 16:44 WIB
Perajin menaburkan kacang kedelai  saat proses produksi menjadi tempe di UMKM Soy Bean, Desa Tanjung, kabupaten Aceh Besar,  Kamis (5/2/2026). AentenewsFoto/Ampelsa
Perajin menaburkan kacang kedelai saat proses produksi menjadi tempe di UMKM Soy Bean, Desa Tanjung, kabupaten Aceh Besar, Kamis (5/2/2026). AentenewsFoto/Ampelsa



 Dalam kondisi yang tidak stabil saat ini, perajin tahu dan tempe khawatir dan memprediksi harga kacang kedelai impor akan bergerak naik karena permintaan pasar meningkat menjelang hingga pertengahan Ramadhan.  





Sementara, Ketua Pusat Koperasi  Produsen Tempe dan Tahu Indonesia (Puskopti) Aceh Tansri Jauhari, menyatakan kenaikan harga kedelai impor memberatkan perajin dan berharap pemerintah kembali memberlakukan subsidi harga kedelai untuk keberlangsungan usaha tahu dan tempe di Aceh dan Indonesia pada umumnya.





Terdapat sekitar 250 usaha industri tahu dan tempe di Aceh dan sebagian dari total jumlah perajin tersebut terdampak bencana alam banjir yang saat ini membutuhkan bantuan pemerintah untuk kembali berproduksi.





Aentenews by Ampelsa.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

Begini cara Lanud SIM bantu kebutuhan pangan warga

Selasa, 22 September 2026 | 11:39 WIB

HUT ke 81 TNI, Kodim 0101 tanam mangrove di pesisir Aceh

Jumat, 11 September 2026 | 18:23 WIB

Keahlian panjat pohon kelapa

Kamis, 3 September 2026 | 18:23 WIB

Padi gagal panen untuk pakan ternak

Senin, 24 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Kembangkan budidaya Madu Lebah di Aceh Besar

Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Terpopuler

X