“Kami tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga sumber daya manusia. Kami percaya, keberlanjutan tidak hanya diukur dari kokohnya bangunan yang dihasilkan, tapi juga dari kuatnya generasi muda yang tumbuh di sekitarnya,” ujar R Adi Santosa.
Beasiswa Semen Andalas sendiri merupakan salah satu program CSR unggulan Pilar Sosial dari Solusi Bangun Andalas. Beasiswa ini diberikan kepada 100 mahasiswa, 100 siswa SMA sederajat, 100 siswa SMP sederajat, serta 50 santri dayah salafiyah dari Kecamatan Lhoknga dan Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar.
Sejak pertama kali bergulir pada tahun 2012 hingga tahun 2025, sebanyak 5.200 pelajar telah menerima Beasiswa Semen Andalas. Tahun ini, proses seleksi telah dimulai sejak bulan Maret 2025 dengan melibatkan lembaga pendidikan yang independen untuk menjaga kredibilitas dan independensi program ini.
Asisten 1 Sekda Kab. Aceh Besar, Farhan AP yang mewakili Bupati Aceh Besar juga memberikan apresiasi kepada Solusi Bangun Andalas atas konsistensinya dalam mendukung dunia pendidikan di wilayahnya.
“Apa yang dilakukan Solusi Bangun Andalas ini bukan hanya bantuan finansial, tetapi sebuah investasi sosial yang efeknya jangka panjang. Kami melihat banyak anak-anak dari Lhoknga dan Leupung yang kini telah berhasil menempuh pendidikan tinggi dan kembali berkontribusi untuk daerahnya. Ini adalah contoh sinergi ideal antara dunia industri dan masyarakat,” ujar Farhan AP.
Ardi Al Arraf, mahasiswa jurusan Hukum Ekonomi Syariah Universitas Islam Negeri Ar-Raniry dari Kecamatan Leupung, juga mengungkapkan rasa harunya saat menerima beasiswa ini.
“Bagi kami, beasiswa ini bukan hanya bantuan biaya sekolah, tapi juga meyakinkan kami bahwa kami tidak sendiri dalam berjuang. Ada pihak lain yang peduli seperti Solusi Bangun Andalas, yang percaya bahwa kami bisa mencapai cita-cita kami,” ujar Ardi penuh semangat.