Meulaboh (Aentenews) - Polres Aceh Barat dan jajaran terus memantau dan mengawasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji guna memastikan persediaan kebutuhan masyarakat itu terjamin.
"Kami memastikan kegiatan pengawasan terhadap distribusi BBM dan gas elpiji akan terus dilakukan secara berkelanjutan, khususnya di wilayah padat aktivitas," kata Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan di Meulaboh, Selasa.
Polres Aceh Barat dan instansi terkait mengimbau penjual BBM eceran dan pangkalan gas elpiji agar tidak menjual di atas harga eceran tertinggi (HET) pemerintah.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB ini dipimpin Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, AKP Roby Afrizal, dengan melibatkan personel dari Satreskrim, Sat Samapta, Sat Intelkam, Dinas Perhubungan (LLAJ), Satpol PP, serta Polisi Wilayatul Hisbah (WH).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan terpadu untuk memastikan penjualan BBM dan gas elpiji bersubsidi tetap berjalan sesuai aturan pemerintah, terutama terkait Harga Eceran Tertinggi (HET).
Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, melalui Kabag Ops Polres Aceh Barat, Kompol P. Martinus Ketaren, menjelaskan kegiatan ini merupakan langkah konkret Polres Aceh Barat bersama instansi terkait dalam menjaga kestabilan ekonomi masyarakat dan mencegah penyimpangan distribusi energi bersubsidi.
“Kegiatan ini kami laksanakan untuk memberikan edukasi serta himbauan kepada para pedagang agar tidak menjual di atas harga ketentuan maupun menimbun BBM dan gas elpiji. Kami ingin memastikan ketersediaan energi tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, dan masyarakat tidak dirugikan,” ujar Kompol Martinus Ketaren.