simeulue

Program "Satu keluarga satu sarjana" sasar warga Simeulue

Kamis, 25 Juni 2026 | 22:32 WIB



Menurutnya, investasi pada sumber daya manusia akan memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah dalam jangka panjang. Anak-anak Simeulue yang berhasil menempuh pendidikan tinggi tetap dapat berkontribusi bagi daerah asalnya meskipun nantinya berkarier di luar daerah.





"Mereka akan memikirkan pengembangan daerahnya. Walaupun tidak pulang ke kampung halaman, jejaring yang mereka miliki tetap bisa membantu pembangunan daerah dan peningkatan kualitas SDM," ujarnya.





Mujiburrahman juga berharap program tersebut dapat menjadi percontohan bagi kabupaten dan kota lain di Aceh.





"Saya kira ini bisa menjadi pilot project bagi daerah lain. Dalam tiga hingga lima tahun ke depan, program ini dapat menjadi contoh sehingga perlu terus dilanjutkan dan dievaluasi secara berkala," katanya.





Ia menambahkan, komitmen pemerintah dalam bidang pendidikan sangat penting agar melahirkan berbagai kebijakan dan program yang berpihak kepada masyarakat.





UIN Ar-Raniry, lanjutnya, juga terus menyediakan berbagai skema bantuan pendidikan bagi mahasiswa, termasuk mahasiswa asal Simeulue yang telah menerima Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, beasiswa Bank Indonesia, serta dukungan dari berbagai mitra lainnya.





"Kami akan memfasilitasi anak-anak Simeulue agar dapat menempuh pendidikan dengan baik dan nantinya memberi manfaat bagi pemerintah daerah maupun masyarakat Simeulue," ujarnya.





Sementara itu, Ketua Baitul Mal Kabupaten Simeulue Supriadi, mengatakan Program Satu Keluarga Satu Sarjana merupakan bagian dari visi pembangunan "Simeulue Cerdas" yang diusung pemerintah daerah.

Halaman:

Tags

Terkini