politik

Macron tekankan penting penguatan kerja sama Indonesia-Prancis

Senin, 1 Juni 2026 | 09:30 WIB



Di bidang pertahanan dan keamanan, Macron menyoroti eratnya kerja sama kedua negara yang ditandai dengan kedatangan pesawat tempur Rafale pertama di Indonesia.





Presiden Macron menyebut hal tersebut sebagai bukti nyata hubungan strategis yang terus berkembang.“Kemarin ini ada pesawat tempur Rafale yang pertama yang baru tiba di Indonesia, yang menjadi bukti dari hubungan ini dan diskusi hari ini, ini juga adalah bukti keinginan untuk terus maju di jalur ini,” ungkapnya.





Tak hanya pertahanan, Presiden Macron juga menekankan pentingnya penguatan kerja sama ekonomi, perdagangan, dan investasi antara Indonesia dengan Prancis maupun Uni Eropa.





Macron berharap perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa segera diberlakukan guna mempercepat arus perdagangan dan investasi di berbagai sektor strategis.





“Ini penting segera diberlakukan untuk menghapus hambatan untuk perdagangan dan investasi, untuk mempercepat di bidang transportasi, kesehatan, transisi energi, pertahanan,” katanya.





Presiden Macron juga menyampaikan apresiasi atas dibukanya pasar Indonesia bagi sektor peternakan sapi perah dan sapi daging asal Prancis.Selain itu, Macron menyambut baik rencana investasi Danantara sebagai bagian dari penguatan hubungan ekonomi kedua negara.





Di bidang budaya dan pendidikan, kedua pemimpin negara juga berkomitmen memperdalam kerja sama yang sebelumnya telah diperkuat melalui deklarasi bersama strategi kebudayaan di Candi Borobudur pada Mei 2025.





Kerja sama tersebut mencakup sektor permuseuman, sastra, perfilman, mode, hingga penguatan kolaborasi ilmiah, teknologi, dan universitas dalam Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026.“Prancis hendak ingin menyambut lebih banyak mahasiswa, peneliti, talenta,” ujar Presiden Macron.

Halaman:

Tags

Terkini

TNI AL apel siaga wujud kesiapsiagaan hadapi bencana 

Kamis, 10 September 2026 | 20:27 WIB