langsa

Pemerintah fasilitasi UMKM bangkit pascabencana, siapkan anggaran Rp1,2 triliun

Jumat, 18 September 2026 | 11:51 WIB


Foto dok Stages PRR





Langsa (Aentenews) - Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Riza Damanik mengatakan pemberian pendampingan bagi wirausaha terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat , bagian dari upaya meningkatkan kembali produktivitas sekaligus mempersiapkan pelaku UMKM lebih tangguh dan adaptif terhadap perubahan.





Menurut Riza, program pemulihan ekonomi pascabencana tidak berhenti pada peningkatan kapasitas usaha. Pemerintah juga menyiapkan rangkaian intervensi berupa peningkatan akses pasar serta kemudahan memperoleh pembiayaan agar pemulihan usaha dapat berlangsung secara lebih menyeluruh.





Program tersebut akan dilakukan secara bertahap kepada 5.250 wirausaha dari 50 kabupaten/kota terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.





Seluruh peserta program juga diarahkan bergabung dalam aplikasi SAPA UMKM. Integrasi tersebut diperlukan untuk mempermudah proses pemantauan dan evaluasi secara berkala oleh Kementerian UMKM sehingga perkembangan usaha para penerima manfaat dapat terukur dan pendampingan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.





"Kami mengapresiasi dan sangat berterima kasih kepada pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota yang sejak awal telah bersinergi serta mendukung penuh pelaksanaan program pemulihan UMKM terdampak bencana," kata Riza saat menghadiri  workshop pendampingan peningkatan kapasitas usaha di Langsa, Aceh, Jumat (11/9)





Selain pendampingan dan peningkatan kapasitas, pemerintah melalui Kementerian UMKM juga bersiap menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) Rehabilitasi Usaha Mikro untuk memperkuat permodalan usaha mikro terdampak bencana yang tidak sedang memperoleh akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun pembiayaan perbankan lainnya.


Halaman:

Tags

Terkini