humaniora

Pengiriman bantuan di Gaza alami kemunduran sejak gencatan senjata berlaku

Minggu, 19 Oktober 2025 | 08:29 WIB
Sejumlah staf Bulan Sabit Merah Mesir (Egyptian Red Crescent) berdiri di dekat truk-truk yang mengangkut bantuan kemanusiaan saat mereka memasuki Gaza dari sisi Mesir di perlintasan perbatasan Rafah pada 12 Oktober 2025. (Xinhua/Ali Mostafa)



PBB (Xinhua/Indonesia Window/Aentenews) – Peningkatan skala yang direncanakan dalam pengiriman bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza mengalami kemunduran sejak kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku, demikian disampaikan Tom Fletcher, kepala urusan bantuan kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).





“Kita tidak boleh gagal dalam memastikan pengimplementasian sepenuhnya dari kesepakatan yang telah dibuat,” kata Fletcher, yang juga menjabat sebagai wakil sekretaris jenderal PBB.





“Sebelumnya pada pekan ini, kami berhasil memulai peningkatan skala bantuan kemanusiaan setelah berbulan-bulan menghadapi frustrasi dan hambatan. Makanan, obat-obatan, bahan bakar, air, gas masak, dan tenda berhasil disalurkan kepada mereka yang membutuhkannya. Kami telah membuat kemajuan dalam membersihkan jalan dan membuka kembali toko roti. Kami ikut merasakan kebahagiaan dan kelegaan keluarga-keluarga yang dipertemukan kembali.” katanya menambahkan.





Israel pada Selasa (14/10) mengumumkan bahwa pihaknya akan mengurangi separuh jumlah truk pengangkut bantuan yang diizinkan masuk ke Gaza, atau mengurangi sekitar 300 truk.





Otoritas Israel mengeklaim bahwa pengurangan tersebut dipicu oleh kegagalan Hamas untuk menyerahkan jenazah para sandera yang tewas.Koordinator urusan bantuan kemanusiaan PBB itu mengatakan Hamas harus melakukan upaya maksimal untuk memulangkan seluruh jenazah sandera yang tewas, dan bahwa Israel harus mengizinkan lonjakan besar bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan oleh begitu banyak orang.





Lebih lanjut dikatakan Fletcher bahwa komunitas kemanusiaan bertekad untuk menyelamatkan nyawa, apa pun hambatannya.





“Kami tidak akan menerima campur tangan apa pun dalam pendistribusian bantuan kami,” tambahnya.


Halaman:

Tags

Terkini

Bertemu Kafilah MTQN Semarang, Wagub Aceh sampaikan ini

Sabtu, 19 September 2026 | 21:24 WIB

Latihan Mobud dan Fastrope menjelang ke Hawaii

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:33 WIB

Warga Brunei dilarang merokok, ternyata ini alasannya

Minggu, 9 November 2025 | 00:08 WIB