"Kegiatan hari ini merupakan awal kerja sama kita semua untuk melaksanakan pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan yang lebih terintegrasi, berbasis bukti, dan berkelanjutan. Mari kita satukan langkah, perkuat komitmen, dan bergerak bersama mewujudkan Indonesia yang aman, damai, tangguh, dan berketahanan terhadap segala bentuk ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme," ujar Menko Djamari.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. (Purn.) Eddy Hartono, menegaskan bahwa penguatan kolaborasi merupakan faktor penentu keberhasilan implementasi RAN PE. Menurutnya, kolaborasi memang mudah diucapkan, namun membutuhkan komitmen dan konsistensi seluruh pihak agar dapat diwujudkan dalam langkah nyata.
"Dengan kehadiran Bapak Menko Polkam dan seluruh pihak yang hadir pada kegiatan ini, kami optimistis penguatan kolaborasi dalam pelaksanaan RAN PE akan berjalan dengan baik dan lancar," ujar Kepala BNPT.
Melalui penguatan kolaborasi ini, pemerintah berharap seluruh pemangku kepentingan memiliki persepsi, komitmen, dan langkah yang sama dalam mencegah berkembangnya ekstremisme berbasis kekerasan yang mengarah pada terorisme. Dengan demikian, tren penurunan angka terorisme di Indonesia dapat terus dipertahankan sekaligus memperkuat keamanan nasional dan ketahanan bangsa.
Aentenews by Ampelsa.