hukum

Ancaman bom hari pertama sekolah, begini reaksi polisi

Selasa, 14 Juli 2026 | 00:20 WIB
Foto Dok Humas Polri


Jakarta (Aentenews)  – Kepolisian masih menyelidiki kasus ancaman bom yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, di Jakarta Selatan untuk mengungkap pengirim pesan sekaligus mengetahui motif di balik ancaman tersebut.





Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, penyidik dari Ditreskrimum Polda Metro Jaya bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mendalami asal pesan ancaman.





“Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan melakukan olah TKP serta mendalami asal pesan ancaman tersebut,” kata Budi Hermanto, di Jakarta, Senin (13/7/2026).





Budi menambahkan, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi.





Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan memberikan ruang kepada petugas untuk melakukan pemeriksaan serta penyelidikan secara menyeluruh, ujarnya.





Ancaman tersebut dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp dan diterima oleh seorang guru serta petugas tata usaha (TU) sekolah. Pelaku juga sempat melakukan panggilan tidak terjawab (missed call) setelah pesan yang dikirim tidak mendapat balasan. Dalam pesannya, pelaku mengklaim telah menempatkan bom di 11 titik di lingkungan sekolah.





Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror penyisiran di seluruh area SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Hingga pemeriksaan berlangsung, tidak ditemukan adanya bom di lokasi.


Halaman:

Tags

Terkini

DPR sahkan RUU Reforma Agraria jadi Undang-Undang

Selasa, 22 September 2026 | 22:16 WIB

TNI AL tangkap kapal angkut 407 ton BBM ilegal 

Senin, 21 September 2026 | 21:46 WIB

Polisi wanita dari 43 negara berkumpul di Bali, ada apa?

Minggu, 20 September 2026 | 21:19 WIB

Dipastikan RUU perampasan aset disahkan Desember 2026

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Narkotika seberat 1,3 ton dimusnahkan di Batam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:41 WIB