ekonomi

Makanan siap saji jemaah capai 1 juta porsi, Pemerintah Kawal Ekspor ke Arab Saudi 

Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:00 WIB



"Fasilitasi Kemendag dalam mengawal kelancaran ekspor makanan siap saji juga merupakan upaya memperkuat penetrasi produk halal dan makanan olahan Indonesia ke pasar Arab Saudi. Komitmen ini terus dilanjutkan untuk Haji tahun berikutnya," imbuhnya. 





Perwakilan PT HATI di Arab Saudi, Arif Billal, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan KBRI Riyadh melalui Atase Perdagangan RI di Riyadh dalam mempercepat proses ekspor makanan siap saji Indonesia untuk kebutuhan jamaah haji 1447 Hijriah. Menurutnya, dukungan tersebut sangat membantu pelaku usaha dalam menghadapi berbagai proses administrasi dan regulasi di Arab Saudi.





“Kami merasakan peran besar KBRI Riyadh melalui Atase Perdagangan RI di Riyadh untuk mempercepat persetujuan hasil uji makanan siap saji dari Saudi Food and Drug Authority (SFDA) serta persetujuan pengeluaran barang dari daerah kepabeanan oleh Bea Cukai Arab Saudi. Hal ini penting agar jamaah haji Indonesia tetap dapat menikmati makanan asli Indonesia sehingga kesehatan mereka tetap terjaga selama menjalankan ibadah haji,” ujar Arif.





Arif menambahkan, mitra importir di Arab Saudi juga merasakan manfaat dari respons cepat dan koordinasi intensif yang dilakukan Atase Perdagangan RI di Riyadh dengan otoritas setempat. 





“Terdapat sekitar 180 jenis makanan siap saji asal Indonesia yang dapat dipilih eksportir dan importir untuk kebutuhan jamaah haji. Seluruh produk tersebut wajib dilengkapi sertifikasi halal dan sertifikat kesehatan, serta mengedepankan cita rasa khas masakan Indonesia agar jamaah tetap nyaman dan sehat selama berada di Tanah Suci,” kata Arif Billal.





Aentenews by Ampelsa.


Halaman:

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB