Rabu, 30 September 2026

Makanan siap saji jemaah capai 1 juta porsi, Pemerintah Kawal Ekspor ke Arab Saudi 

Photo Author
Ampelsa, AenteNews.com
- Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:00 WIB


Riyadh (Aentenews) - Kementerian Perdagangan RI menegaskan komitmennya untuk turut mengawal kelancaran ekspor produk makanan siap saji untuk jemaah haji pada musim Haji 1447 Hijriyah di Arab Saudi yang setiap tahun mencapai 1 juta porsi.





Atase Perdagangan RI di Riyadh, Zulvri Yenni, Jumat (22/5/2026) menyatakan kebutuhan makanan siap saji bagi jamaah haji Indonesia setiap tahun cukup besar, semakin banyak jamaah haji Indonesia semakin banyak kebutuhan makanan siap saji minimal 1 juta porsi makanan siap saji. 





“Kondisi ini menuntut kelancaran distribusi dan kepastian pasokan makan siap haji dari Indonesi (ready-to-eat) ke Arab Saudi,” tegasnya.





Sejalan dengan komitmen tersebut, Zulvri Yenni, menyampaikan, Kemendag telah memfasilitasi hambatan ekspor eksportir PT Halalan Thayyiban Indonesia (PT. HATI) dalam memasukkan hampir 360 ribu porsi makanan siap saji untuk kebutuhan di Tanah Suci. Strategi yang ditempuh adalah mempercepat penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) Form B di Indonesia, mendorong diperpendeknya durasi pengujian sampel oleh Saudi Food and Drug Authority (SFDA), hingga mempercepat proses bea cukai di Arab Saudi.





“Kami terus mengawal dan memfasilitasi berbagai kendala teknis agar ekspor produk siap saji Indonesia dapat berjalan lancar. Langkah ini penting untuk memastikan terjaganya pasokan makanan bagi jamaah haji Indonesia selama pelaksanaan ibadah haji,” ujar Zulvri.





Dijelaskannnya, produk yang diekspor dari makanan khas Indonesia tersebut, antara lain nasi sapi lada hitam, nasi daging balado, nasi gulai ayam, nasi opor ayam, nasi semur ayam, semur daging, rendang daging, dan daging balado yang telah memiliki sertifikasi halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dan sertifikasi kesehatan (health certificate) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 





Produk tersebut telah memasuki tahap pemeriksaan dan inspeksi barang di Bandar Udara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Ampelsa

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB

Terpopuler

X