Gayo Lues ( Aentenews) - Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melaksanakan penanaman kopi perdana melalui program Gerakan Restorasi Ekonomi Kerakyatan (Geretek) sebagai langkah strategis peningkatan perekonomian masyarakat yang mayoritas petani kopi di Kampung Kong Paluh, Kecamatan Kutapanjang, Selasa (20/10/2026).
Bupati Gayo Lues, Suhaidi, mengatakan pengembangan perkebunan kopi menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mewujudkan Gayo Lues sebagai pusat budi daya kopi dan sentra komoditas pertanian.
“Karena mayoritas masyarakat berprofesi sebagai petani dan pekebun, sehingga Pemda akan memprioritaskan komoditas yang sesuai dengan potensi wilayah serta memiliki prospek pasar dan berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengembangan kopi menerapakan pola tanam dengan jarak 1 x 3 meter agar terdapat ruang kosong yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman sela atau tumpang sari yang masa panen lebih cepat sebagai sumber ekonomi tambahan sebelum tanaman kopi panen.
Sembari menunggu hasil panen kopi yang membutuhkan waktu cukup panjang, pemerintah Daerah memberikan bantuan untuk komoditas unggulan lain yang masa panennya relatif lebih cepat.
“Petani akan diberikan bantuan mulsa, bibit cabai, bibit bawang, dan kebutuhan pertanian lainnya agar petani memperoleh penghasilan sambil menunggu tanaman kopi berproduksi,” kata Bupati.
Ia menambahkan, program tersebut direncanakan dapat dimasukkan ke dalam anggaran tahun 2027 mendatang.
Gayo Lues merupakan daerah yang dikelilingi perbukitan dan hutan lindung. Tidak sedikit masyarakat yang menggantungkan hidup melalui kegiatan pertanian dengan memanfaatkan kawasan hutan lindung. Melihat kondisi tersebut, pemerintah daerah memberikan perhatian kepada masyarakat yang berkebun di kawasan hutan lindung.
Untuk menyukseskan program GERETEK, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dan dibutuhkan sinergi masyarakat, dukungan dari pemangku kepentingan lainnya, seperti lembaga legislatif.
Sementara, Ketua DPRK Gayo Lues, Ali Husin, mengatakan bahwa DPRK mendukung sepenuhnya program GERETEK, khususnya pengembangan dan penanaman kopi di Kabupaten Gayo Lues.
Untuk memudahkan masyarakat dalam bertani, ia mendorong agar perbaikan jalan menuju area perkebunan kopi ditingkatkan, termasuk pembukaan jalan bagi masyarakat yang telah menanam kopi.