Rabu, 30 September 2026

Lebih 1.200 kapal kargo tertahan akibat penutupan Selat Hormuz, segini kerugiannya

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Kamis, 25 Juni 2026 | 09:13 WIB


Foto yang diabadikan pada 20 Juni 2026 ini menunjukkan Selat Hormuz di dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara. (Xinhua/Wen Xinnian)





Inggris (Xinhua/Indonesia Window/Aentenews) – Penutupan Selat Hormuz telah menyebabkan lebih dari 1.200 kapal kargo yang mengangkut barang senilai 125 miliar dolar AS tertahan, demikian dilansir Financial Times pada Rabu (24/6), mengutip laporan terbaru dari perusahaan asuransi Allianz.





Justus Heinrich, kepala underwriting maritim di Allianz, mengatakan kepada surat kabar Inggris tersebut bahwa penutupan selat itu telah mengubah persepsi risiko perusahaan asuransi terhadap jalur-jalur pelayaran strategis yang sempit.





"Kami selama ini selalu membicarakan skenario bencana yang realistis, dan sekarang kami menghadapi skenario bencana yang nyata seperti ini," tuturnya seperti dikutip surat kabar tersebut.





Lalu lintas pelayaran berangsur pulih setelah pengumuman kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran untuk membuka Selat Hormuz.





Data dari Lloyd's List Intelligence menunjukkan bahwa 69 kapal berlayar keluar dari Teluk Persia pada pekan yang berakhir pada 21 Juni, naik dari hanya 24 kapal sepekan sebelumnya dan menandai jumlah pelayaran mingguan tertinggi sejak konflik AS-Iran meletus pada Februari.





Konflik tersebut telah menelan banyak korban dan memicu kerugian ekonomi serta krisis awak kapal yang masih berlangsung.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB

Terpopuler

X