Rabu, 30 September 2026

Pakai mobil listrik? Ternyata ada bahayanya

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Kamis, 29 Januari 2026 | 08:04 WIB


Jakarta (CNBC Indonesia/Aentenews) - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai menemukan sejumlah risiko keselamatan baru seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono mengakui, teknologi ini masih relatif baru sehingga proses investigasi pun menuntut pendekatan dan kompetensi yang berbeda dibanding kendaraan konvensional.





Dari hasil investigasi awal, KNKT telah menangani dua kasus kendaraan listrik, meski penyebab teknis baru dapat dipastikan pada satu kasus.Baca:Emiten RI Dikabarkan Gandeng BYD, Masuk Bisnis Bengkel EV.





"Untuk kendaraan listrik ini memang ada beberapa hal yang baru bagi kita, dan terus terang kami juga sedang belajar melakukan investigasi kendaraan listrik dan dibantu oleh tenaga ahli yang memahami masalah kendaraan listrik," ujar Soerjanto katanya dalam Media Rilis KNKT seperti dikutip dari CNN Indonesia, Rabu (28/1/2026).





Dalam salah satu temuan, KNKT mendapati insiden yang semula diduga kebakaran, namun ternyata berasal dari korsleting listrik yang memicu asap cukup tebal. Masalah tersebut berawal dari sistem pengkabelan yang bergeser dan bersentuhan dengan bodi kendaraan hingga lapisan kabel terkelupas.





"Yang terjadi bukan kebakaran, tapi korsleting yang mengeluarkan asap cukup banyak. Penyebabnya karena wiring system bergeser ke badan kendaraan, lama-lama kabelnya terkelupas dan terjadi arus pendek," jelas





Soerjanto.Selain potensi korsleting, KNKT juga menyoroti persoalan serius pada sistem kelistrikan tegangan rendah atau baterai 12 volt. Dalam kondisi tertentu, gangguan pada baterai ini dapat membuat pintu kendaraan tidak bisa dibuka, bahkan saat keadaan darurat.





KNKT bahkan menemukan satu kendaraan listrik yang benar-benar tidak dapat dibuka pintunya akibat masalah tersebut. Temuan ini mendorong KNKT untuk merekomendasikan perubahan desain keselamatan agar akses evakuasi tetap tersedia meski sistem kelistrikan mengalami gangguan.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB

Terpopuler

X