Rabu, 30 September 2026

Pasokan lumpuh, harga cabai di Banda Aceh semakin "pedas"

Photo Author
Azhari, AenteNews.com
- Sabtu, 29 November 2025 | 15:19 WIB
Foto Ilustrasi
Foto Ilustrasi


Banda Aceh (Aentenws) - Pasokan barang kebutuhan masyarakat "lumpuh" karena terputusnya transportasi darat Banda Aceh-Medan, mengakibatkan kenaikan tajam sejumlah barang kebutuhan sehari-hari di Banda Aceh.





Fajri, pedagang di Pasar Induk Lambaro, Aceh Besar, Sabtu, menyebutkan harga cabai merah saat ini berkisar Rp200 sampai Rp230 ribu per kilogram, cabai rawit Rp200 ribu per kilogram, dan cabai hijau Rp150 ribu per kilogram.





"Itu perkembangan harga cabai pada pagi ini. Kemungkinan juga bisa bergerak lagi di petang nanti. Pagi tadi ada masuk cabai merah dari Lamno, tapi dalam jumlah kecil," kata Fajri.





Permintaan konsumen juga stabil, namun barangnya tidak ada karena daerah sentra pemasok komoditas pertanian itu sebagiannya dari Sumatera Utara, kata Fitri, pedagang lainnya.





Sementara harga bawang merah juga mengalami kenaikan, kini Rp60 ribu per kilogram, sementara sebelumnya Rp30-Rp40 ribu per kilogram, tomat juga langka, kecuali yang dipasok dari Kabupaten Pidie, itu pun sangat terbatas, kata Fitri.





Pedagang sayur di kawasan Jaya Baru itu menjelaskan harga telur ayam ras juga mengalami kenaikan, yakni Rp90 ribu per kilogram. Sebelumnya, paling mahal Rp60 ribu per kilogram.





Banjir sejumlah daerah di pesisir pantai timur Aceh, dari Pidie hingga Aceh Tamiang telah berdampak rusaknya beberapa jembatan, dan sebagian ruas jalan Banda Aceh-Medan terendam air, mengakibatkan lumpuhnya moda transportasi darat.


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Azhari

Tags

Terkini

BGN tegas, tutup 1.999 dapur SPPG 

Rabu, 9 September 2026 | 23:28 WIB

Empat bandara ditutup hari ini hingga pukul 18.00 WIB

Senin, 7 September 2026 | 11:48 WIB

Terpopuler

X