Jakarta (Indonesia Window/Aentenews) – Di tengah geliat pembangunan infrastruktur transportasi nasional, pemerintah menghadirkan terobosan baru yang menyentuh langsung denyut kehidupan rakyat kecil, yaitu kereta khusus untuk petani dan pedagang.
Moda angkutan tersebut dirancang bukan sekadar sebagai sarana transportasi, melainkan sebagai jalur kehidupan baru yang menghubungkan hasil bumi dari desa ke pasar dengan lebih cepat, murah, dan efisien. ungkap Sekretariat Kabinet RI dalam situs jejaringnya pada Selasa.
Program tersebut lahir dari semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk menghadirkan keadilan ekonomi dari bawah, ungkap Sekretariat Kabinet RI dalam situs jejaringnya pada Selasa.
Melalui Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero), jalur logistik rakyat ini dibangun sebagai bagian dari upaya memperkuat rantai pasok nasional dan menekan disparitas harga antara desa dan kota.
Dengan memanfaatkan jaringan rel yang sudah ada, kereta khusus petani dan pedagang menjadi solusi transportasi yang efisien, ramah lingkungan, dan berorientasi rakyat.
Saat peninjauan Stasiun Manggarai pada Selasa, 4 November 2025, Presiden Prabowo juga menyempatkan untuk meninjau langsung kereta khusus tersebut, yang tidak hanya mengangkut penumpang, tetapi juga hasil panen, barang dagangan, dan logistik kebutuhan sehari-hari.
Kepala Negara mengatakan bahwa fasilitas baru itu mengurangi beban petani dan pedagang dalam proses mobilisasi hasil perkebunan dan barang usaha.