dunia

Perkuat kemitraan, Indonesia dan Prancis dorong realisasi investasi

Jumat, 2 Oktober 2026 | 11:17 WIB
uta Besar RI untuk Prancis, Mohamad Oemar dalam Indonesia - France Strategic Investment Forum 2026 di Paris, pada 29 September 2026. (ANTARA/HO-KBRI Paris) 

 

Jakarta, (Aentenews) - Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Mohamad Oemar, menekankan pentingnya menerjemahkan momentum politik yang kuat antara Indonesia dan Prancis untuk memperkuat kemitraan bisnis serta investasi yang konkret dan berkelanjutan.

Langkah strategis tersebut dinilai krusial mengingat komitmen politik kedua negara perlu ditindaklanjuti dengan realisasi proyek nyata guna memperkokoh hubungan bilateral di sektor ekonomi. "Hubungan Indonesia dan Prancis saat ini memiliki momentum yang sangat kuat. Tantangan kita selanjutnya adalah menerjemahkan momentum politik tersebut menjadi kemitraan bisnis dan investasi yang sama kuatnya," ujar Dubes Oemar dalam keterangan resminya yang dikutip Infopublikid, Kamis (1/10/2026).

Pernyataan dan komitmen kerja sama tersebut disampaikan dalam acara Indonesia-France Strategic Investment Forum 2026 yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris, bekerja sama dengan Danantara Indonesia dan asosiasi pengusaha Prancis, MEDEF International, di Paris, Selasa, 29 September 2026.

Dubes Oemar mengatakan,  landasan kerja sama ekonomi kedua negara sudah sangat solid. Hal itu terbukti dari nilai perdagangan barang yang mencapai sekitar 2,6 miliar euro (sekitar Rp52,7 triliun) pada tahun lalu, serta posisi Prancis sebagai investor terbesar kedua dari Uni Eropa di Indonesia dengan hampir 200 perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 50.000 tenaga kerja.

Menanggapi potensi tersebut, Danantara Indonesia memanfaatkannya untuk mempertegas perannya sebagai institusi investasi strategis yang menjembatani prioritas pembangunan nasional dengan modal global.

Melalui skema investasi bersama, Danantara membuka ruang kolaborasi pada sektor prioritas seperti energi bersih dan terbarukan serta infrastruktur digital.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, menegaskan bahwa lembaganya menjalankan mandat ganda untuk menghasilkan return komersial yang berkelanjutan sekaligus mendukung pembangunan jangka panjang Indonesia.

 

 

Tags

Terkini

Iran anggap musuh negara yang ikut perang ekonomi AS

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Kemlu pantau kondisi WNI pascagempa Kolombia

Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Bahrain dan Kuwait diam-diam serang Iran

Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB