dunia

Zionis Israel dan AS bangun kompleks Kedubes di Yerusalem

Sabtu, 4 Juli 2026 | 13:53 WIB


Foto Republika





Yurusalem (Republika/Aentenews) - Zionis Israel dan Amerika Serikat (AS) menandatangani perjanjian baru terkait penetapan dan pembangunan Kompleks Kedutaan Besar Paman Sam di Yerusalem, Palestina, pada 1 Juli 2026.





Pada Rabu itu, Menteri luar negeri zionis Israel Gideon Sa’ar, dan Duta Besar AS di israel Mike Huckabee menandatangani penetapan permanen Kompleks Kedutaan Besar AS di Yerusalem.





Pusat Hukum dan Hak Minoritas Arab di israel, Adalah mengutuk keras penandatanganan perjanjian tersebut.





“Adalah mengutuk keras perjanjian tersebut yang secara langsung melegalkan tindakan perampasan sistematis yang dilakukan israel, terhadap hak-hak warga Palestina,” begitu dalam siaran pers resmi Adalah, yang diterima Republika di Jakarta, Kamis (2/7).





Penandatanganan yang juga dihadiri oleh walikota israel di Yerusalem Moshe Lion itu dinilai jelas sebagai perbuatan lanjutan pelanggaran hukum internasional yang dilakukan zionis.





Karena menurut Adalah, lokasi yang diperjanjikan antara israel dan AS tersebut merupakan tanah warga Palestina yang disita secara semena-mena oleh rezim zionis berdasarkan undang-undang (UU) terbitan otoritas zionis tentang properti pada 1950.


Halaman:

Tags

Terkini

Iran anggap musuh negara yang ikut perang ekonomi AS

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Kemlu pantau kondisi WNI pascagempa Kolombia

Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Bahrain dan Kuwait diam-diam serang Iran

Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB