dunia

Pemerintah Indonesia ikuti perkembangan situasi pasca gempa Venezuela

Kamis, 25 Juni 2026 | 23:23 WIB
Gempa Veneuzela. (Foto: X/@ActualidadRT)


Jakarta (Aentenews) - Pemerintah Indonesia mengikuti dengan seksama perkembangan situasi pasca gempa bumi berkekuatan magnitude 7,1 yang mengguncang wilayah pesisir utara Venezuela pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 15.04 waktu setempat.





“Berdasarkan informasi dari otoritas setempat, pusat gempa terletak di wilayah pesisir utara, sekitar 28 kilometer sebelah barat komunitas Morón (dekat San Felipe/Montalbán), dengan kedalaman sekitar 10–13 kilometer,” Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemenlu, Heni Hamidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (24/6/2026).





Pemerintah Indonesia melalui KBRI Caracas telah memastikan bahwa seluruh WNI yang terdata berada di Venezuela, yakni sebanyak 3 (tiga) orang, dalam kondisi aman, selamat, dan sehat. 





Gedung Kantor KBRI Caracas beserta Wisma Duta tidak mengalami kerusakan struktural yang berarti dan seluruh staf dalam keadaan selamat.





KBRI Caracas telah melakukan koordinasi dan komunikasi cepat pasca-gempa. Jalur komunikasi darurat telah dibuka untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan pemutakhiran kondisi WNI secara berkala. 





KBRI juga terus memantau rilis resmi pemerintah Venezuela terkait potensi gempa susulan dan bahaya pesisir.





Pemerintah Indonesia menyampaikan duka yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Venezuela atas musibah ini, serta berharap proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat.


Halaman:

Tags

Terkini

Iran anggap musuh negara yang ikut perang ekonomi AS

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Kemlu pantau kondisi WNI pascagempa Kolombia

Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Bahrain dan Kuwait diam-diam serang Iran

Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB