dunia

Trump pertimbangkan kurangi serang Iran

Minggu, 22 Maret 2026 | 21:39 WIB


Orang-orang duduk di atas puing-puing bangunan yang hancur di sebuah area hunian di Teheran, Iran, pada 15 Maret 2026. (Xinhua/Shadati)





Washington (Xinhua/Indonesia Window/Aentenews) -Trump mempertimbangkan untuk "mengurangi secara bertahap" serangan militer AS terhadap Iran, mengeklaim bahwa AS "sudah sangat dekat" untuk mencapai tujuannya.
 
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Jumat (20/3) mengatakan dirinya sedang mempertimbangkan untuk "mengurangi secara bertahap" serangan militer AS terhadap Iran, mengeklaim bahwa AS "sudah sangat dekat" untuk mencapai tujuannya.






"Kami sudah sangat dekat untuk mencapai tujuan kami seiring kami mempertimbangkan untuk mengurangi secara bertahap upaya besar Militer kami di Timur Tengah" sehubungan dengan Iran, ujar Trump di Truth Social.






Tujuan yang diuraikan Trump mencakup melemahkan kemampuan rudal Iran, menghancurkan basis industri pertahanannya, melumpuhkan angkatan laut dan angkatan udaranya, mencegahnya mendekati kemampuan nuklir, serta melindungi para sekutu AS di seluruh kawasan itu.
Pada Jumat sore yang sama, Trump juga mengatakan dia tidak menginginkan gencatan senjata dengan Iran.






"Kita bisa berdialog, tetapi Anda tahu, saya tidak ingin melakukan gencatan senjata," kata Trump kepada wartawan sebelum bertolak dari Gedung Putih menuju Florida. "Anda tidak melakukan gencatan senjata ketika Anda benar-benar sedang melumpuhkan pihak lawan."






"Dari sudut pandang militer, mereka sudah tamat," klaim Trump. "Mereka tidak memiliki Angkatan Laut. Mereka tidak memiliki Angkatan Udara. Mereka tidak memiliki perlengkapan. Mereka tidak memiliki pengintai. Mereka tidak memiliki sistem pertahanan antipesawat. Mereka tidak memiliki radar. Dan para pemimpin mereka di semua tingkatan telah tewas."






"Pemerintah AS mengatakan satu hal, kenyataan mengatakan hal lain," kata Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi pada Jumat di platform X, mempertanyakan klaim berulang Gedung Putih bahwa pertahanan udara dan Angkatan Laut Iran telah dihancurkan.


Halaman:

Tags

Terkini

Iran anggap musuh negara yang ikut perang ekonomi AS

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Kemlu pantau kondisi WNI pascagempa Kolombia

Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Bahrain dan Kuwait diam-diam serang Iran

Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB