dunia

Israel ancam tutup perlintasan Rafah dan batasi bantuan, jika Hamas

Kamis, 16 Oktober 2025 | 07:35 WIB
Sejumlah staf dari Bulan Sabit Merah Mesir (Egyptian Red Crescent/ERC) berdiri di dekat sebuah truk yang mengangkut bantuan kemanusiaan saat memasuki Gaza dari sisi Mesir di perlintasan perbatasan Rafah pada 12 Oktober 2025. (Xinhua/Ali Mostafa)



Israel murka dengan penyerahan terbatas empat jasad, seraya menyebut bahwa di bawah perjanjian gencatan senjata, Hamas diharuskan untuk mengembalikan semua 28 jasad yang disandera di Gaza pada Senin. Namun, kelompok tersebut memberitahu para mediator bahwa mereka menghadapi kesulitan dalam menemukan lokasi terkuburnya semua jasad.





Pemulangan jasad dilakukan setelah pemindahan 20 sandera terakhir yang masih hidup dari Gaza ke Israel dan pembebasan sekitar 2.000 tawanan dan tahanan Palestina, yang menandai fase penting dalam kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas.





Kedua belah pihak saling melempar tuduhan pelanggaran gencatan senjata, yang kini memasuki hari kelima, atas kegagalan Hamas menyerahkan semua jasad yang hilang dan serangan Israel yang menewaskan sedikitnya enam orang di Gaza pada Selasa tersebut. //Redaksi





Sumber :Xinhua/indonesiawindow.com






Halaman:

Tags

Terkini

Iran anggap musuh negara yang ikut perang ekonomi AS

Senin, 24 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Kemlu pantau kondisi WNI pascagempa Kolombia

Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Bahrain dan Kuwait diam-diam serang Iran

Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB