Gaza (Aentenews) - Armada Global Sumud Flotilla mengumumkan bahwa komunikasi langsung diputus dari sebagian besar kapalnya, ketika pasukan angkatan laut Israel mengepung kapal-kapal yang berlayar menuju Gaza untuk menantang blokade yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Penyelenggara mengatakan, intersepsi terjadi ketika kapal perang Israel memblokir komunikasi dan bergerak untuk menghentikan konvoi. The International Committee for Breaking the Siege on Gaza (ICBSG) mengonfirmasi bahwa pasukan Israel menyerbu kapal Alma dan Sirius.Beberapa aktivis mengunggah video di media sosial yang mengonfirmasi bahwa kapal-kapal angkatan laut Israel mendekati konvoi tersebut dan memerintahkan mereka untuk mengubah arah.
"Kami sedang diserang sekarang oleh tentara Zionis (Israel)," kata ICBSG di perusahaan media sosial AS, X, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis 2 Oktober 2025.
"Siaga Tinggi. Kapal-kapal kami dicegat secara ilegal. Kamera sedang offline, dan kapal-kapal telah dinaiki oleh personel militer,” sebut peringatan itu.
Komite tersebut mengatakan kapten kapal Alma, kapal terdepan dalam armada tersebut, menentang perintah dari tentara Israel untuk berhenti.
“Beberapa kapal telah dicegat dan keadaan darurat telah diumumkan di atas semua kapal,” tambahnya.
Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan bahwa mereka telah mencapai armada bantuan dan memerintahkan para aktivis untuk mengubah arah.