Namun, Israel tetap melanjutkan operasi darat besar-besaran di Kota Gaza, yang menurut para pakar kini mengalami kondisi kelaparan. Lebih dari 300.000 orang telah mengungsi, namun diperkirakan hingga 700.000 warga masih bertahan karena tidak mampu meninggalkan kota tersebut.
Pada Sabtu pagi, serangan udara menghancurkan sebuah rumah di Distrik Tufah di Kota Gaza, menewaskan sedikitnya 11 orang, lebih dari separuhnya perempuan dan anak-anak, menurut RS Al-Ahly yang menerima jenazah. Empat orang lainnya tewas ketika serangan udara menghantam rumah mereka di Kamp Pengungsi Shati, menurut RS Shifa.
Sumber : metrotvnews.com