Jakarta (Indonesia Window/Aentenews) – Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) bereaksi terhadap klaim baru Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo terkait penggunaan energi nuklir oleh negara di Asia Tengah tersebut dengan mengatakan bahwa para ilmuwan nuklir Iran sepenuhnya siap untuk menghadapi kekerasan dan unilateralisme pemerintah AS.
“Ilmuwan nuklir Republik Islam Iran (@aeoiorg), mengikuti pedoman dari Pemimpin Tertinggi (@khamenei_ir), siap menghadapi kekerasan dan unilateralisme pemerintah AS terkait dengan penggunaan energi nuklir,” tulis AEOI di akun Twitter-nya, menurut Kantor Berita IRNA , seperti yang dilansir dari portal: indonesiawindow.com.
Cuitan AEOI muncul sebagai reaksi atas tuduhan anti-Iran Pompeo baru-baru ini.
AEOI menambahkan bahwa “pendekatan pandangan ke depan dalam #peaceful_deployment energi nuklir adalah prinsip strategis untuk Republik Islam Iran dan tenaga nuklir akan tetap dalam dominasi bangsa Iran selamanya.”
Pada akhir September, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Mariano Grossi sekali lagi menyambut baik perjanjian antara pihaknya dan Iran, berharap perjanjian itu akan memperkuat kerja sama dan meningkatkan rasa saling percaya.
Grossi menyampaikan pernyataan itu di Sesi Reguler ke-64 Konferensi Umum IAEA.
“Saya melaporkan secara teratur kepada dewan gubernur tentang implementasi Iran atas komitmen terkait nuklirnya di bawah Rencana Aksi Komprehensif Bersama,” kata Grossi.