bireuen

Opini: Ketika sungai merenggut apa yang pernah kita abaikan

Sabtu, 29 November 2025 | 10:00 WIB
DR Tgk Adli Abdullah (kiri) bersama pimpinan Dayah Pesantren Najmul Hidayah Al Aziziyah, Meunasah Subung, Cot Meurak, Samalanga,




Menjelang malam, saya kembali ke Banda Aceh. Perjalanan pulang ditemani gelap, dingin, dan suara air yang terus mencari jalannya sendiri. Pukul 23.00 WIB saya tiba di rumah, membawa pulang satu pertanyaan yang terus menggantung.





Berapa banyak lagi bangunan, pesantren, masjid, dan rumah warga yang harus hilang sebelum kita benar-benar serius membangun dengan kualitas, bukan sekadar formalitas?





Sungai telah mengambil kembali apa yang pernah kita abaikan. Semoga kita tidak menunggu bencana berikutnya untuk belajar bahwa pembangunan yang buruk bukan hanya soal anggaran, tetapi soal nyawa, ruang belajar, tempat ibadah, dan masa depan generasi kita.// Redaksi.






Halaman:

Tags

Terkini

Bangunan Dayah di Bireuen amblas ke sungai

Rabu, 26 November 2025 | 21:12 WIB