Banda Aceh (Aentenews) - Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal, menyatakan pihaknya memandang keberadaan Nahdlatul Ulama atau NU bukan hanya sebagai organisasi kemasyarakatan Islam, tapi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, cerdas, berakhlak, dan harmonis.
“Karena itu saya berharap Nahdlatul Ulama terus mengambil bagian yang semakin besar dalam menyukseskan Program Kekhususan Aceh, menjadi pelopor dakwah yang menyejukkan, memperkuat pendidikan Islam, membimbing generasi muda, serta menjaga persatuan umat,” katanya.
Hal tersebut disampaikan disela-sela pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Banda Aceh Masa Khidmat 2025-2030, di Banda Aceh pada Sabtu (25/7).
Lebih lanjut, Illiza memaparkan sejumlah program prioritas Pemko Banda Aceh dalam RPJM 2025–2029.
Menurutnya, seluruh program tersebut akan lebih berhasil apabila didukung oleh kekuatan moral dan spiritual masyarakat.
“Di sinilah kami berharap NU terus menjadi mitra pemerintah, memberikan masukan, mengawal pembangunan, sekaligus menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PCNU Banda Aceh, Abati Aulia menyampaikan komitmen kepengurusan untuk bersinergi dengan Pemerintah Kota Banda Aceh di berbagai bidang.