Kolaborasi dan Kebangkitan UMKM
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'duddin Djamal menyebut ini momentum. “Nilam sudah hidup ratusan tahun di perbukitan kita. Sekarang waktunya kita yang menentukan harganya,” ujarnya saat pelatihan UMKM bersama ILO pekan lalu.
Menurut Illiza, Aceh dikenal sebagai salah satu penghasil minyak Nilam terbaik dunia. “Nilam sebagai tanaman aromatik ini telah tumbuh selama berabad-abad di perbukitan Aceh dan kini menjadi salah satu bahan kunci dalam industri parfum dunia.”
Pemko Banda Aceh juga telah resmi menandatangani Nota Kesepakatan Bersama(MoU) kerja sama dengan ILO di pendopo wali kota.
Illiza menyebutkan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis potensi unggulan daerah, khususnya komoditas nilam.
Banda Aceh memiliki kekuatan besar pada sektor nilam. Melalui kolaborasi ini, Banda Aceh tidak ingin hanya menjual bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk parfum bernilai tinggi yang berdaya saing global.
ILO tak main-main. Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Simrin Singh, menegaskan fokusnya pada rantai nilai inklusif.
“Kami ingin petani nilam naik kelas, dari jual minyak jadi jual parfum. Itu artinya lapangan kerja baru untuk perempuan dan anak muda,” katanya.