Banda Aceh, selain ikon wisata spritual Masjid Raya Baiturrahman, juga memiliki objek menarik antara lain berupa situs tsunami Kapal Apung PLTD, Museum Tsunami dan kapal nelayan yang tersangkut atas rumah warga di Lampulo. Objek tersebut menjadi tanda dahsyatnya bencana tsunami, 26 Deswmber 2004.
Oleh karena itu, Irwansyah menyebutkan dengan meningkatnya kunjungan wisatawan itu maka dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Kota Banda Aceh terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di sektor pariwisata serta terkait.
Untuk itu, Irwansyah berharap dengan dukungan berbagai pihak, pariwisata Banda Aceh akan terus berkembang dan menjadi destinasi pilihan utama di Indonesia bagian barat.//Redaksi.