Pengungsi akan dipindahkan ke hunian sementara, sedangkan sebagian lainnya menetap sementara di rumah saudara atau keluarga. Direncanakan total huntara yang dibangun di Aceh Utara sebanyak 2.449 unit.
Sementara, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto menyampaikan bahwa hingga saat ini telah masuk usulan penerima DTH dan pemerintah mendorong agar data penerima segera dilengkapi sehingga prosesnya berjalan lancar.
“Kami mendorong agar data penerima segera dilengkapi secara by name by address sehingga proses penyaluran dapat berjalan cepat dan tepat sasaran,” ujar Kepala BNPB saat berkoordinasi dengan Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi.
Kepala BNPB menyatakan, dalam pelaksanaan penyaluran DTH, masih terjadi kendala teknis terkait sistem perbankan, khususnya penggunaan virtual account yang belum tersedia di Bank Aceh.
Mengingat mayoritas masyarakat di Aceh menggunakan Bank Aceh, pemerintah pusat dan daerah menyepakati bahwa penyaluran DTH tetap dapat dilakukan melalui rekening Bank Aceh tersebut sambil menunggu penyesuaian ketentuan teknis.
Untuk memastikan hak masyarakat tetap terpenuhi, BNPB bersama pemerintah daerah akan menurunkan petugas ke lapangan guna mendatangi langsung warga penerima DTH, terutama masyarakat yang masih berada di tenda-tenda pengungsian. Langkah jemput bola ini dilakukan agar proses administrasi tidak menjadi hambatan bagi masyarakat terdampak.
Aentenews by Ampelsa.