Ia menilai kepedulian berbagai pihak menjadi dorongan positif bagi masyarakat yang sedang berusaha bangkit dan menata kembali kehidupan setelah bencana.
Penyaluran 100 paket perlengkapan sekolah ini menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik dan pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga menyentuh keberlangsungan pendidikan generasi muda.
Kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, lembaga filantropi, serta berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat agar proses pemulihan Aceh Utara berlangsung secara berkelanjutan.
Bagi masyarakat Aceh Utara, dukungan terhadap pendidikan menjadi salah satu bentuk investasi penting dalam membangun kembali kehidupan pascabencana sekaligus memastikan anak-anak tetap memiliki kesempatan untuk belajar dan menatap masa depan.
Aentenews by Ampelsa.