Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim mengapresiasi pihak pihak , baik pemda dan swasta yang telah membantu menyukseskan program pemerintah, seperti program penanganan stunting, memberi nasi kotak, pemenuhan gizi untuk anak dan ibu hamil.
Safrina Salim, menyatakan, untuk tahun ini program penangan stunting berbeda dengan sebelumnya. BKKBN Aceh menggencarkan penanganan stunting melalui program efisien yang dikemas dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
“Kalau sebelumnya pencegahan stunting melalui gerakan orang tua asuh cegah stunting (Geting) , Namun tahun ini melalui program efisiensi. Efisiensi itu bukannya di pusat aja,tapi di provinsi , kabupaten/kota hingga ke tingkat desa,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, di Banda Aceh, Selasa (14/2/2026).
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah Program pembangunan Keluarga Kependudukan dan keluarga Berencana serta Percepatan Penurunan Stunting Tingkat perovinsi Aceh.
Dalam program baru efisiensi itu, BKKBN mengintip bagaimana peluang apa yang bisa kita ambil sehingga tidak tumbuhnya stunting yang baru. Bapak Presiden punya program Makanan Bergizi Gratis yang dapat dimanfaatkan dalam penanganan angka stunting.
Aentenews by Ampelsa