aceh-besar

Stop pungli objek wisata, Bukit Lamreh dibuka kembali setelah ditutup 

Senin, 24 Agustus 2026 | 15:52 WIB



Tingginya kunjungan tersebut, menurut Abdullah, perlu diiringi dengan sistem pengelolaan dan pengawasan yang baik sehingga keberadaan wisatawan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa mengabaikan aspek keamanan dan kenyamanan.






“Memang sejak awal tempat ini belum ditetapkan sebagai destinasi wisata resmi. Tetapi karena keindahan alamnya, masyarakat banyak datang berkunjung. Karena itu, kita perlu memastikan pengelolaannya berjalan dengan baik dan memberikan rasa aman kepada setiap pengunjung,” ujarnya.





Abdullah menyebutkan, pembukaan kembali Bukit Lamreh merupakan hasil kesepakatan antara masyarakat, pemerintah gampong, mukim, dan kecamatan. Salah satu poin penting yang disepakati adalah adanya jaminan keamanan bagi setiap pengunjung yang datang ke kawasan tersebut.
“Pembukaan kembali hari ini sudah melalui kesepakatan bersama masyarakat, pemerintah gampong, mukim dan kecamatan. Kita ingin setiap pengunjung yang datang mendapatkan jaminan keamanan, termasuk dari sisi pengelolaannya juga sudah disepakati,” jelasnya.





Sementara itu, Safrizal dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Besar, mengatakan, pembukaan kembali Bukit Lamreh menjadi langkah penting dalam membenahi pengelolaan destinasi wisata tersebut.





Menurutnya, Bukit Lamreh memiliki potensi wisata alam yang sangat besar, terutama dengan panorama laut dan perbukitan yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.
“Bukit Lamreh ini memiliki potensi yang luar biasa. Karena itu, kita ingin ke depan pengelolaannya dilakukan dengan baik, tertib dan memberikan rasa aman serta nyaman kepada seluruh pengunjung,” ujar Safrizal.





Ia menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah gampong, masyarakat, mukim dan kecamatan dalam memastikan pengelolaan wisata berjalan sesuai kesepakatan.
“Kita berharap dengan dibukanya kembali Bukit Lamreh ini, masyarakat dapat ikut menjaga kawasan wisata, sehingga semakin banyak wisatawan yang datang dan pada akhirnya memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar,” katanya.





Seiring dibukanya kembali kawasan wisata tersebut, pengelola juga telah menetapkan ketentuan bagi para pengunjung. Berdasarkan informasi pada tiket masuk, setiap pengunjung dikenakan tarif sebesar Rp5.000 per orang.





Tiket tersebut tercantum berdasarkan Qanun Kabupaten Aceh Besar Nomor 03 Tahun 2023 tentang ketentuan yang berkaitan dengan kawasan wisata Bukit Lamreh.
Selain tarif masuk, pengelola juga menetapkan waktu operasional dan sejumlah imbauan bagi pengunjung.

Halaman:

Tags

Terkini

Begini cara Lanud SIM bantu kebutuhan pangan warga

Selasa, 22 September 2026 | 11:39 WIB

HUT ke 81 TNI, Kodim 0101 tanam mangrove di pesisir Aceh

Jumat, 11 September 2026 | 18:23 WIB

Keahlian panjat pohon kelapa

Kamis, 3 September 2026 | 18:23 WIB

Padi gagal panen untuk pakan ternak

Senin, 24 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Kembangkan budidaya Madu Lebah di Aceh Besar

Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:06 WIB