Objek wisata Bukit Lamreh kembali dibuka. Foto Dok MDC Pemkab Aceh Besar.
Aceh Besar (Aentenews) - Setelah sempat ditutup akhir Juni 2026 karena praktek pungutan liar (pungli) dan pemerasan terhadap wisatawan, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar secara resmi kembali membuka lokasi Wisata Bukit Lamreh, di Gampong Lamreh, Kecamatan Masjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Ahad (23/8).
Pembukaan kembali destinasi wisata tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Asisten III Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Aceh Besar Bidang Administrasi, Abdullah yang turut dihadiri tokoh agama dan masyarakat serta perangkat desa.
Asisten III Sekdakab Aceh Besar, Abdullah, mengatakan, pembukaan kembali Wisata Bukit Lamreh setelah hasil musyawarah dan kesepakatan bersama masyarakat, pemerintah gampong, mukim, serta pihak kecamatan.
Dengan sistem pengelolaan yang lebih baik, Bukit Lamreh kini kembali dibuka untuk kunjungan masyarakat dan wisatawan.“Ha ini Bukit Lamreh kita buka kembali secara resmi dan legal,” kata Abdullah.
Bukit Lamreh di Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, merupakan pusat Kerajaan Lamuri, salah satu kerajaan tertua dan pelabuhan penting di Nusantara sejak abad ke-9. Tempat ini menyimpan ratusan nisan kuno, pecahan keramik, serta benteng pertahanan yang menjadi cikal bakal Kesultanan Aceh.
Ia menjelaskan, sejak awal Bukit Lamreh sebenarnya belum ditetapkan sebagai destinasi wisata resmi. Namun, keindahan panorama alam yang dimiliki kawasan tersebut membuat Bukit Lamreh ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah.