Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Aceh Besar Syukri, menambahkan untuk menangani musibah kekeringan perlu juga berkoordinasi dengan Komunitas Tani di setiap kecamatan terkait daerah prioritas yang diperlukan dalam penanganan bencana kekeringan. “Untuk itu, semua pihak terus berkoordinasi dan bekerja keras,” katanya.
Salah satu solusi lainnya adalah mempersiapkan proses BTT (Belanja Tidak Terduga) untuk bencana kekeringan, seperti dana darurat dari APBD yang disiapkan pemerintah daerah guna membiayai kebutuhan mendesak, seperti distribusi air bersih dan pembuatan sumur bor, setelah status tanggap darurat ditetapkan.
Selain itu perlu dilakukan segera mendata mendata jumlah lahan pertanian yang mengalami dampak kekeringan. Selain itu , perlu dilakukan koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai untuk memastikan dampak kekeringan tersebut
Aentenews by Ampelsa