aceh-besar

Sawah tadah hujan di tengah ancaman kemarau

Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:36 WIB


Petani membajak sawah menggunakan traktor tangan di lahan tadah hujan, desa Lamsie, Kecamatan Kuta Cot Gle, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (27/6/2026). Petani di daertah itu mulai menggarap lahan sawah tadah hujan dan untuk mengantisipasi ancaman kemarau panjang yang diprediksi awal Juli hingga September 2026, mereka mengoperasikan sejumlah mesin pompa untuk mendistribusikan air dari sungai ke lahan sawah yang berjarak sekitar 50 hingga 150 meter. Aentenews Foto/Ampelsa.





-




Petani membajak sawah menggunakan traktor tangan di lahan tadah hujan, desa Lamsie, Kecamatan Kuta Cot Gle, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (27/6/2026). Petani di daertah itu mulai menggarap lahan sawah tadah hujan dan untuk mengantisipasi ancaman kemarau panjang yang diprediksi awal Juli hingga September 2026, mereka mengoperasikan sejumlah mesin pompa untuk mendistribusikan air dari sungai ke lahan sawah yang berjarak sekitar 50 hingga 150 meter. Aentenews Foto/Ampelsa.





-
Petani membajak sawah menggunakan traktor tangan di lahan tadah hujan, desa Lamsie, Kecamatan Kuta Cot Gle, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (27/6/2026). Petani di daertah itu mulai menggarap lahan sawah tadah hujan dan untuk mengantisipasi ancaman kemarau panjang yang diprediksi awal Juli hingga September 2026, mereka mengoperasikan sejumlah mesin pompa untuk mendistribusikan air dari sungai ke lahan sawah yang berjarak sekitar 50 hingga 150 meter. Aentenews Foto/Ampelsa.




-
Petani membajak sawah menggunakan traktor tangan di lahan tadah hujan, desa Lamsie, Kecamatan Kuta Cot Gle, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (27/6/2026). Petani di daertah itu mulai menggarap lahan sawah tadah hujan dan untuk mengantisipasi ancaman kemarau panjang yang diprediksi awal Juli hingga September 2026, mereka mengoperasikan sejumlah mesin pompa untuk mendistribusikan air dari sungai ke lahan sawah yang berjarak sekitar 50 hingga 150 meter. Aentenews Foto/Ampelsa.




-
Wanita tani menyambungkan pipa untuk mendistribusikan air ke lahan sawah tadah hujan di desa Lamsie, Kecamatan Kuta Cot Gle, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (27/6/2026). Petani di daertah itu mulai menggarap lahan sawah tadah hujan dan untuk mengantisipasi ancaman kemarau panjang yang diprediksi awal Juli hingga September 2026, mereka mengoperasikan sejumlah mesin pompa untuk mendistribusikan air dari sungai ke lahan sawah yang berjarak sekitar 50 hingga 150 meter. Aentenews Foto/Ampelsa.




-
Petani membajak sawah menggunakan traktor tangan di lahan tadah hujan, desa Lamsie, Kecamatan Kuta Cot Gle, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Sabtu (27/6/2026). Petani di daertah itu mulai menggarap lahan sawah tadah hujan dan untuk mengantisipasi ancaman kemarau panjang yang diprediksi awal Juli hingga September 2026, mereka mengoperasikan sejumlah mesin pompa untuk mendistribusikan air dari sungai ke lahan sawah yang berjarak sekitar 50 hingga 150 meter. Aentenews Foto/Ampelsa.





Tags

Terkini

Begini cara Lanud SIM bantu kebutuhan pangan warga

Selasa, 22 September 2026 | 11:39 WIB

HUT ke 81 TNI, Kodim 0101 tanam mangrove di pesisir Aceh

Jumat, 11 September 2026 | 18:23 WIB

Keahlian panjat pohon kelapa

Kamis, 3 September 2026 | 18:23 WIB

Padi gagal panen untuk pakan ternak

Senin, 24 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Kembangkan budidaya Madu Lebah di Aceh Besar

Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:06 WIB