Dikatakan Tarmizi, produk – produk kerajinan Aceh Barat khususnya yang di bawah binaan Dekranasda sudah sangat baik namun masih perlu adanya pengembangan hingga mereka siap untuk memproduksi dalam jumlah besar.
“Yang jangan sampai nanti sudah ada pasarnya tapi tidak ada produknya, atau tidak mampu memenuhi kuota yang dibutuhkan. Ini lah yang perlu disinkronkan hari melalui Rakor hari ini, sehingga nanti semua UMKM itu akan dibina agar menjadi meningkat,” ujar Tarmizi.
Dia berharap pada tahun 2027 dan tahun 2028 nanti Kabupaten Aceh Barat memiliki produk unggulan khas daerah yang sudah mulai dipasarkan dan jumlah UMKM di Aceh Barat meningkat setiap tahunnya.//Aentenews by RIO