Lebih lanjut, ia berharap Rakornis ini dapat melahirkan berbagai rekomendasi dan langkah kerja konkret, sekaligus menjadi sarana berbagi praktik terbaik (best practice) antar daerah serta memperkuat kebersamaan dalam membangun Aceh yang lebih literat.
Rakornis Bidang Perpustakaan dan Kearsipan Tahun 2026 ini berlangsung selama empat hari (21-24 April 2026) dengan agenda utama meliputi optimalisasi pengawasan kearsipan, strategi peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM), serta penguatan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) sebagai bagian dari pembangunan budaya literasi di Aceh.//Aentenews by RIO.