"Mari kita jadikan peringatan 21 Tahun Tsunami Aceh ini untuk memperkuat iman, mempererat persaudaraan dan meneguhkan komitmen kita untuk saling menjaga, saling menguatkan dan saling tolong menolong terhadap saudara kita yang tertimpa bencana banjir dan tanah longsor pada 26 November lalu. Bantuan sekecil apapun sangat bermanfaat bagi saudara kita yang tertimpa musibah", pungkas Bupati
Ditempat yang sama, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S Kembaren,S.E.,M.I.P.,CFrA., berharap dengan peringatan ini hendaknya dapat diambil i'tibar bahwa setiap peristiwa maupun bencana yang terjadi di muka bumi dan alam semesta ini tidak terjadi begitu saja dengan sendirinya, melainkan semua itu sudah sesuai kehendak dan ketentuan dari Allah SWT.
"Mari Kita senantiasa terus berdo'a dan tawakkal berserah diri kepada Allah SWT. Disamping itu, sejak dini mari kita terus berupaya mempersiapkan diri dalam mengahadapi berbagai ancaman bencana yang bisa datang kapan saja. Dua dekade berlalu, mari sama-sama kita ambil pelajaran dan pengalaman dengan memperluas pengetahuan terkait kesiapsiagaan bencana guna meminimalisir jumlah korban maupun kerusakan yang timbul. Melalui momentum ini, semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT dan do'a-do'a kita diijabah dikabulkan oleh Allah SWT", harap Dandim
Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyantunan anak-anak yatim/piatu dan tausyiah oleh Ketua MPU Tgk. H. Mahdi Kari Usman, S.Pd.I., yang juga sekaligus memimpin dzikir serta do'a bersama.//RIO