Meulaboh (Aentenews) - Wakil Bupati (Wabub) Aceh Barat Said Fadheil mengharapkan kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bukan hanya wadah usaha, tetapi harus menjadi instrumen untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa.
"Lebih khusus lagi harapan saya agar KDMP juga memiliki makna yang strategis bagi masa depan ekonomi Aceh Barat," tegasnya saat membuka pelatihan peningkatan kapasitas pengurus KDMP 2025 di Meulaboh, Selasa (18/11).
Dalam pelatihan yang diikuti sebanyak 321 peserta perwakilan KDMP itu mengangkat tema "SDM dan Talenta Unggul Menuju Indonesia emas 2045", Wabup menjelaskan kapasitas pengurus yang kuat berarti koperasinya sehat.
"Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus dalam mengelola koperasi, memastikan setiap koperasi berjalan sesuai regulasi, transparan, akuntabel dan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat desa," katanya menambahkan.
Said menegaskan Pemkab Aceh Barat berkomitmen penuh untuk membangun tata kelola koperasi yang modern, profesional dan berorientasi pelayanan. Karena itu, ia mengajak semua agar melihat pelatihan ini sebagai momentum untuk memperbaiki cara kita bekerja.
Tiga hal yang perlu tanamkan. Pertama, tingkatkan kompetensi dan integritas, pengurus harus memahami aturan, administrasi keuangan, manajemen usaha dan mampu membuat koperasi berjalan secara transparan.
"Kita tidak ingin koperasi hanya ada nama tetapi tidak menjadi mesin ekonomi desa," katanya.